Target Tinggi Astra Motor Racing Musim Balap 2019

28

Pontianak, menyambut musim Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Motor 2019, Astra Motor Racing Team (ART) Kalimantan memperkenalkan pembalapnya. Perkenalan tersebut berlangsung di Cafe Blingkaan, Jalan S Parman,
“ART Kalimantan diperkuat oleh enam pembalap terbaik. Tentunya bertekad meraih prestasi tertinggi pada musim 2019,” kata Manajer ART Kalimantan, Iwan Hari Susilo.
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Service Region Head Astra Motor Pontianak ini menjelaskan, setelah fix dengan duet seeded Yosie Legisadewo dan Roedy Salim, kehadiran Adieta Herianoor sebagai pembalap baru, tentunya akan sangat menjanjikan. Adieta atau yang akrab dipanggil Didot, merupakan salah satu pembalap terbaik Kalimantan asal Kalsel.
Lewat serangkaian prosesi, ART Kalimantan memperkenalkan enam pembalapnya. Tim yang dipimpin oleh Iwan Hari Susilo ini, akan diperkuat oleh pembalap senior Yossie Legosadewo, Rudy Salim, dan Hendra Rusady, di kelas Seeded MP1, Kemudian ada Adieta Herianoor dan Achmad Fahrie di MP3, serta Azi Firdaus, di MP5.
Pembalap muda yang akan bertarung di kelas MP3 ini, sudah beradaptasi dengan Honda pada musim 2018. Jadi besar harapan ART Kalimantan untuk Didot, bisa bersaing di musim balap 2019. Didot sendiri akan tetap menggunakan nomor start 91.
Selain bergabungnya Didot, ART Kalimantan juga mengumumkan satu pembalap tambahan yang bertarung di kelas seeded. Dia adalah Hendra Rusady, yang dikenal dengan panggila Eenk. Pada tahun lalu, ia join di Region 2 Jawa. Pembalap asal Kalsel ini resmi dipinang tim yang dominan merah putih.
Untuk pembalap baru bertarung di kelas pemula B, ada nama Azi Firdaus. Ia akan bertarung di kelas MP5. Azi adalah pembalap muda asal Ketapang, Kalbar dan bakal membuat seru pertarungan motorprix musim ini.
Jika dilihat dari rentetan tiga nama pembalap baru yang mengisi slot ART Kalimantan, musim ini termasuk rombakan yang cukup signifikan. Harapannya, dengan ketiga pembalap baru bakal memperkuat dominasi ART.
“Persaingan makin ketat, saya juga melihat Hendra Eenk punya potensi balap yang bagus. Saya berharap Eenk bisa cepat beradaptasi dan bisa menjadi juara di ART,” kata Iwan.
Eenk bakal menjadi partner Yosie Legisadewo dan Roedy Salim di ART Kalimantan. Duet pembalap andalan ART Kalimantan tersebut bakal mendapat support dari juara Region Pemula A tahun 2017.
“Dengan adanya nama-nama pembalap baru, besar harapan saya ART Kalbisa menjadi juara region musim ini. Tentunya dengan pasukan yang sudah mumpuni bisa bersaing dengan tim lain,” paparnya.
Salah satu pembalap andalan ART Kalimantan adalah Rudy Salim. Pembalap senior yang sudah membela ART Kalimantan sejak beberapa tahun lalu ini, bertekad bisa meraih hasil terbaik pada musim 2019. Untuk itu, ia bertekad memberikan penampilan terbaiknya.
“Semoga tahun ini semuanya berjalan lancar. Saya ingin mempersembahkan gelar juara region dan nasional untuk ART Kalimantan,” kata Rudy. (*)