Perkuat Sinergisi, Korem Gelar Komsos

8

SINTANG—Korem 121/Abw menggelar acara silaturahmi dengan aparatur pemerintah, komponen masyarakat dan Keluarga Besar Tentara (TNI) di Balai prajurit Korem rabu (3/7/2019) pagi. Kegiatan digelar dalam rangka meningkatkan sinergitas dan kerjasama guna menyiapkan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya untuk tercapainya tugas pokok TNI AD.

Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Bambang Trisnohadi mengatakan Komunikasi Sosial (Komsos) adalah metode pembinaan teritorial oleh angkatan Darat untuk mengembangkan serta meningkatkan potensi wilayah untuk kepentingan pertahanan negara.“

Sederhananya Komunikasi sosial ini silaturahmi untuk mempererat hubungan dengan seluruh steak Holder yang berada di seluruh wilayah. Jadi kita menginginkan sinergitas yang selama ini sudah terbangun dengan baik bisa di pelihara dan ditingkatkan, sehingga setiap permasalahan yang ada di masyarakat kita dapat segera kita carikan solusi,” kata Danrem.

Danrem menyebut, hubungan komunikasi dan silaturahmi selama ini dinilai cukup baik dan kompak dalam bekerjasama dalam berbagai kegiatan. Menurutnya, semua stake holder sangat sinergis. Hal itu terbukti dari situasi kondisi keamanan selama ini kondusif meski kondisi perpolitikan nasional hangat beberapa bulan terakhir.

“Putusan MK itu final. Tidak usah didiskusikan lagi. Pihak pemohon juga sudah menerima. Tidak ada pilihan lain selain kita harus Move On. Tidak ada perbedaan lagi antara 01 dan 02. Mari kita rajut kembali kebersamaan, kekeluargaan, persatuan dan kesatuan,” ajak Danrem.

Pada kesempatan yang sama, Danrem mengajak seluruh steak holder untuk bersiap menghadapi musim kemarau dalam tiga bulan kedepan dengan mencegah terjadinya Karhutla. Bambang yang juga ditunjuk sebagai Wadan Satgas Karhutla ini mengatakan, kedepan Kalbar akan mendapatkan bantuan 1000 personel untuk membantu menangani Karhutla.

“Seluruh komponen masyarakat harus terlibat. Kata kuncinya adalah pencegahan, kita berupaya se dapat mungkin untuk mencegah terjadinya karhutla, karena kalau sudah terjadi untuk memadamkannya sangat sulit sekali. Kedepan akan ada satgas karhutla yang berjumlah 1000 personil dan mereka akan masuk pada pertengahan bulan ini, nantinya mereka akan ditempatkan di desa-desa khusunya desa yang berpotensi rawan karhutla,” tukasnya. (gus)