Aktivis CU Keling Kumang Ikuti Pelatihan Marketing Digital

23
Pelatihan digital marketing program Gapura Digital dan Women Will

SEKADAU – Pada era digitalisasi sekarang ini, internet merupakan sarana penting yang tidak biasa diabaikan. Dengan mengakses internet, semua informasi bisa dengan mudah ditemukan. Google Search merupakan mesin pencari yang paling banyak digunakan dan sangat populer dikalangan masyarakat.

Melalui program Gapura Digital dan Women Will, pihak Google menyelenggarakan pelatihan gratis sekaligus memperkenalkan berbagai fitur untuk meningkatkan pemasaran melalui media sosial. Pelatihan dihelat di Kantor Pusat Credit Union Keling Kumang (CUKK) di Tapang Sambas, pada tanggal 12-13 Agustus. Dengan berbagai fitur yang diperkenalkan ini, informasi tentang suatu produk dapat terakses secara online.

Jumlah peserta pelatihan sebanyak 54 orang, terdiri dari Pengurus dan Pengawas CUKK, para perwakilan dari setiap departemen CUKK, seperti dari group IT, Marketing, Business and Research Development (MBRD, Head of Accountant and Finance, serta perwakilan dari unit-unti dibawah KKG seperti Koperasi 52, Pusat Pemberdayaan Sumber Daya Ibanic, dan dari Yayasan Pendidikan Keling Kumang.

Menurut Azizah, salah seorang fasilitator kegiatan tersebut, bahwa wilayah kerja Gapura Digital di Indonesia ada disejumlah kota besar, yakni di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Malang, Yogyakarta, Denpasar, Makassar, Pontianak, dan di Medan.

Mikael selaku Board of Director CUKK menyambut baik terselenggaranya pelatihan ini. Dirinya berharap dengan mengikuti pelatihan ini, nantinya akan memunculkan inovasi baru dan dapat memaksimalkan promosi produk-produk simpanan dan pinjaman di CUKK. Juga dapat meningkatkan starategi marketing di unit-unit KKG seperti pemasaran K52 dan K77.

“Saya berharap kita semua dapat dengan serius mengikuti pelatihan ini, sehingga nanti pengetahuannya bisa betul-betul diterapkan di setiap bidang kerja,” terang Mikael mengawali sambutannya.

Menurut Mikael, bagi sebuah lembaga yang memiliki berbagai jenis produk simpanan dan produk pinjaman, peran media sosial cukup penting. Penggunaan sistim Marketing Digital selain dapat meningkatkan brand image dan akuntabilitas suatu lembaga, juga bermanfaat untuk dapat menjangkau masyarakat luas dalam menyampaikan informasi.

Mikael menambahkan, fenomena yang terjadi saat ini telah berubah, banyak masyarakat khususnya generasi milenial yang produktif telah banyak menggunakan internet serta smartphone. Saat ini CUKK sudah menggunakan berbagai jenis media sosial seperti facebook, Instagram, Youtube dan Website yang bisa diakses anggota maupun masyarakat luas. Semua informasi seputar CUKK dapat dengan mudah diakses dengan menggunakan kata kunci “CU Keling Kumang”.

“Melalui pelatihan digital marketing ini, pasti dapat membawa perubahan dan memunculkan strategi baru sebagai bentuk implementasi CUKK untuk lebih go onlie,” pungkas Mikael.