Merah Putih Raksasa Sukses Dibentangkan di Bukit Kelam

18
Bendera marah putih raksasa berukuran 180 x 48 meter sukses dibentangkan di Bukit Kelam, Minggu (18/8).

SINTANG – Bendera marah putih raksasa berukuran 180 x 48 meter sukses dibentangkan di Bukit Kelam, Minggu (18/8). Bukit Kelam sendiri disebut-sebut sebagai batu monolit terbesar di dunia.

Bendera dengan berat mencapai 500 kilogram berhasil dibentangkan oleh tim pendaki sebanyak 48 orang sekitar pukul 15.37. Pembentangan bendera secara utuh melalui proses selama 4 jam 37 menit. Sebelumnya, pembentangan bendera raksasa ditandai pemencetan sirine oleh Bupati Sintang Jarot Winarno.

Pembentangan bendera merah putih raksasa ini disambut antusias masyarakat Bumi Senentang Sintang. Ratusan warga berbondong-bondong datang langsung ke halaman kantor Camar Kelam Permai untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut dari dekat.

Bupati Sintang, Jarot Winarno sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pembentangan bendera raksasa ini merupakan kreasi anak bangsa dan bentuk partisipasi multi pihak yang luar biasa. Karena pembentangan bendera raksasa bukan hal yang mudah.

“Sangat apresiasi dengan pembentangan bendera raksasa ini. Tentunya kegiatan ini berlangsung karena kerja sama seluruh pihak dari Kodim, Korem, OPD Kabupaten Sintang, BKSDA, Mapala dan para jurnalis. Persiapannya tentu tidak mudah, apreasiasi yang tinggi untuk kita semua,” ujar Jarot.

Menurutnya, aksi tersebut juga untuk menambah rasa kecintaan kepada Indonesia, terutama rasa patriotisme dan rasa cinta tanah air.

“Tentunya apresiasi terus kita berikan kepada semua pihak dan yang jelas. Pemkab Sintang mendukung sepenuhnya. Pengibaran di Bukit Kelam ini kita tujukan untuk Indonesia ,” tegas Jarot.

Ketua Panitia Pelaksana Pembentangan Bendera Merah Putih, Jeffray Edward mengatakan bahwa apresiasi masyarakat sangat tinggi. “Saya harap destinasi ini semakin dikenal melalui kegiatan ini. Agar bisa menjadi kebanggaan untuk masyarakat Kabupaten Sintang,” papar Jeffray.

“Pembentangan ini diharapkan mampu menyemarakkan Kabupaten Sintang bahwa dalam rangka HUT Kemerdekaan RI. Melalui kegiatan ini kita berkontribusi besar dalam menjunjung rasa patriotisme kita kepada Bangsa Indonesia dan rasa cinta pada tanah air,” tutupnya.

Ia mengatakan, pengibaran bendera merah putih raksasa itu ukurannya 180×48 meter, dengan berat sekitar 500 kilogram. Dimana ketinggian Bukit Kelam ini kurang lebih 900 meter diatas permukaan laut dengan kemiringan 15 sampai 45 derajat.

“Jadi awalnya, bendera itu bentuknya roll. Yang dipesan dari Bandung sebanyak 64 roll dengan ukuran total 180×48 meter. Kemudian dikirim dari Bandung ke Pontianak menggunakan kapal, dijemput langsung menggunakan pick up dan dibawa ke Sintang. Setelah itu dijahit di Bandara Udara Susilo Sintang yang pengerjaannya membutuhkan berhari-hari,” bebernya.

Selain itu  melipat bendera yang sudah jadi membutuhkan teknik khusus untuk mempermudah saat membentangkan di tebing serta mempermudah untuk membawa saat naik ke atas Bukit Kelam.

Handiyadi dari Kodim 1205 Sintang menjelaskan bahwa tim yang akan naik ke atas Bukit Kelam dan mengibarkan bendera berjumlah 48 orang. Mereka berasal dari Yonif 642 Kapuas Sintang 10 orang, Kodim 1205/Stg  1 orang, Vertical Resque Bandung 3 orang, anggota tim panjat tebing dari Malaysia 1 orang Perempuan yakni Nabila Sakip, Brimob Kalbar 2 orang, Tim Mapala UNKA 15 orang, Kapuas Pendaki  4 dan Basarnas 2 orang, BKSDA 1 orang dan Tim Media  3 orang, pendamping pendaki 4 orang,” terang Handiyadi.