Profil Pembalap ART di Kejurnas Motoprix Region C Kalimantan Musim 2019

40

PONTIANAK – YOSIE Legisadewo adalah sebuah nama legenda dalam dunia balap di Kalbar. Bapak anak satu ini, merupakan pembalap senior yang sudah malang melintang di berbagai kejuaraan daerah dan nasional. Yosie adalah jaminan prestasi balap dari Astra Motor Racing Team (ART) Kalbar di berbagai kejuaraan.
Pembalap kelahiran Pontianak, 3 November 1992 ini, telah menjadi yang terbaik pada berbagai kejuaraan. Ia tampil di kelas Expert (MP1) dan Kelas 250cc IRS pada musim 2019. Yossie sduah dua musim berturut-turut membela ART Kalimantan.
Prestasi terbaiknya adalah saat meraih gelar juara umum kedua pada musim 2017, dan tampil di putaran final nasional. Saat itu, ia meraih juara ketiga Kejurnas MP. Yossie juga pernah menjadi andalan Kalbar pada pentas Pekan Olahraga Nasional (PON).
Selain itu, Yossie yang juga tampil di IRS, pernah meraih podium. Saat seri kedua musim 2017, ia tampil sangat sangat baik. Membalap di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Yossie finish di posisi kedua Kejurnas Sport 250. Pencapaian posisi kedua sangat dirasa senang terlebih dirinya mampu lewati sang guru, Rey Ratukore.
Yossie ada di belakang pembalap kebanggaan Astra Honda Racing Team (AHRT), Awhin Sanjaya, yang telah malang melintang di berbagai kejuaraan balap internasional.
Kemudian, Yossie juga pernah memperlihatkan performa gemilang, yaitu saat tampil di putaran final IRS 2017. Ia sukses finish di posisi kelima, meskipun start dari urutan mendekati posisi buncit, 30 dari 31 peserta. Ia pun membuktikan kelasnya dengan melewati belasan pesaingnya di lintasan lomba yang punya delapan lap tersebut.
Pada One Make Race (OMR) Honda Dream Cup (HDC) 2016, Yossie bahkan menjuarai empat kelas sekaligus. Membalap di Sirkuit Sultan Syarif Abdurahman (SSA), Yossie menjadi juara 1 di kelas HDC1 Sport 150 cc Standar Showroom Open.
Lalu Juara 2 di kelas HDC2 Bebek Mix sampai dengan 150 cc Tune Up Open, Juara 1 di kelas HDC3 Bebek 150 cc Tune Up Open, dan Juara 1 di kelas HDC8 Matic 130 cc Standar Terbuka. Ia mengaku mendapatkan beberapa kendala selama mengikuti race di OMR tersebut.(*)