BFI Finance Dorong UMKM Pontianak Naik Kelas

3

PONTIANAK- BFI Finance turut berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pelaku UMKM selayaknya terus difasilitasi agar naik kelas. mampu menyerap tenaga kerja yang Iebih besar, dan mampu berkontribusi nyata dalam penumbuhan ekonomi di masing-masing daerah, termasuk di Pontianak,” ujar Bambang Hartoyo, Area Manager BFI Finance Wilayah Pontianak.

Berdasarkan hasil Laporan Kinerja Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (Kemenkop RI), pada tahun 2018 terdapat 64.19 juta unit usaha UMKM di Indonesia dengan kontribusi mencapai 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Dari data tersebut, jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai Iebih dari 116.97 juta jiwa.

Bambang menambahkan meskipun jumlah UMKM mengalami pertumbuhan yang pesat, namun mereka masih membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk bisa meningkatkan skala usahanya.
Upaya peningkatan usaha UMKM tersebut BFI finance pontianak mendukung pelatihan bisnis mikro dan bazar produk UMKM yang dilaksanakan kerjasama BFI finance pontianak dan pontimarket yang diikuti ratusan pelaku UMKM berlangsung 18 hingga 19 oktober.

Dalam kegiatan ini BFI Finance menggandeng PontiMarket, organisasi yang fokus pada pengembangan SDM UMKM. pengembangan ide kreatif, dan memotivasi untuk meningkatkan entrepreneurship. Pelatihan bisnis ini mengangkat topik seputar kisah sukses pelaku usaha dari luar Kalbar, cara memaksimalkan bisnis online, serta bagaimana menangani keluhan pelanggan.

BFI F nance berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah komunikasi antar pelaku UMKM di Pontianak dan sekitamya untuk bertukar pengalaman dan memperluas jaringan. Kegiatan ini juga dapat menjadi kesempatan para pelaku UMKM untuk mengetahui beragam solusi yang ditawarkan oleh BFI F nance dalam mendampingi kegiatan usaha mereka.

BFI Finance senantiasa mendekatkan diri melalui program pemberdayaan masyarakat. Perusahaan telah melayani pemb ayaan masyarakat Kota Pontianak selama |ebih dari satu dekade hingga menyebar ke daerah-daerah lain di Provinsi Kalbar, seperti Sanggau, Sintang, dan Ketapang dan beberapa do daerah lainnya. Pada semester l-2019. BFI Finance di Kalbar telah menyalurkan Demo ayaan semlai Rp193.5 miliar tumbuh 13% dibanding periods yang sama tahun lalu. Kontribusi pembiayaan baru paling banyak dari pembiayaan mobil bekas sebesar 86.4% yang sebagian besar

untuk tujuan pembiayaan multiguna/konsumtif selain tujuan produktif (investasi dan modal kerja) guna menunjang usaha.