12 Pembalap AHRT Turun di Kejurda Balap Motor

23

PONTIANAK – PT Astra Honda Motor (AHM), telah memperkenalkan 12 pembalap binaan yang siap untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Hal tersebut semakin menegaskan komitmen perusahaan dalam membina pembalap muda untuk mencetak prestasi di berbagai ajang balap nasional maupun internasional.

Saat terjun ke dunia balap, tujuan AHM sudah jelas, yakni mengantarkan pembalap Indonesia menjadi kebanggaan bangsa di berbagai ajang balap, baik itu ajang nasional maupun internasional. PT AHM secara konsisten melakukan pembinaan balap berjenjang yang terus disempurnakan, sehingga dapat memunculkan pembalap bertalenta tiap tahunnya.

Perkenalan Astra Honda Racing Team (AHRT) di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (4/2). AHM memulai tahapan pembinaan berjenjang sejak usia dini di bawah 14 tahun melalui program-program Astra Honda Racing School (AHRS). Para pembalap binaan tersebut akan tetap menggunakan tunggangan yang sama seperti tahun lalu, yaitu Honda NSF100 yang cocok digunakan untuk berlatih bagi para pemula.

Honda NSF100 merupakan motor yang memiliki performa sangat baik bagi para pemula. Menggendong mesin Air-Cooled 4-Stroke Single Cylinder, motor untuk pemula ini bisa mengeluarkan tenaga 6.2kw/9500rpm, dan torsi sebesar 7.4Nm/7000rpm.

Motor yang dikatakan sebagai “minibike”-nya motor Marc Marquez ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para pembalap usia dini untuk lebih nyetel dengan grip dari motor balap.

Pada perkenalan tersebut, para pembalap AHRS juga berkesempatan untuk bertemu dengan juara dunia MotoGP dari Honda Repsol Team, Marc Marquez. ‘Baby Alien’ pun mengatakan kepada para pembalap AHM untuk tetap semangat dalam mencapai mimpi mereka untuk menjadi pembalap dunia.

“Saya juga dulu seperti ini, bermimpi untuk menjadi pembalap dunia. Intinya jangan pernah menyerah untuk meraih mimpi dan percayalah pada proses untuk menjadi yang terbaik,” ujar Marc Marquez.

Anak-anak AHRT pun sangat antusias bertemu dengan pengendaran Honda RC213V tersebut dengan menyebut dirinya sebagai pembalap yang menjadi idola bagi para pembalap. Salah satunya adalah lulusan AHRS Mario Suryo Aji, dirinya mengaku telah menyukai Marc Marquez sejak lama.

“Marquez itu idola saya dalam balapan, dia juga bisa memotivasi anak-anak seperti saya. Saya juga suka dengan gaya balapnya ketika memacu motor Honda RC213V di atas lintasan,” ujar anak muda asal Magetan tersebut.

AHM pun dapat dikatakan berhasil dalam mengantarkan pembalap binaannya berprestasi di berbagai ajang, baik itu balap nasional maupun internasional. Bahkan, AHRT sejak 2 tahun yang lalu sudah mempunyai kelas motocross yang pada debut pertamanya, pembalap binaan AHM Delvintor Alfarizi berhasil menjadi yang terbaik di tingkat nasional.

Mengirim pembalap binaan Astra Honda ke berbagai ajang balap merupakan bagian dari strategi pembinaan balap berjenjang yang dikembangkan perusahaan sejak 2013. Melalui AHRS sebagai tempat untuk melatih fisik dan mental, para pembalap muda binaan AHM dipersiapkan sejak dini untuk dapat mewujudkan mimpi menjadi pembalap kelas dunia.(*)